Rabu, 28 Agustus 2019

KD6. KONFIGURASI SUBSCRIBER INTERNET TELEPON


A. Instal subscriber scr umum internet telepon
    
        Melakukan Dial-Up Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terkoneksi dengan internet. Salah satu caranya adalah koneksi internet dengan dial-up yaitu akses internet dengan menggunakan jalur telepon. Untuk melakukan koneksi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini: ~ 1 unit komputer ~ 1 modem ~ 1 sambungan telepon Hal yang harus dilakukan adalah : ~ Berlangganan ke salah satu ISP terdekat ~ Memasang modem ke komputer ~ Menginstall software internet yang disediakan oleh ISP ~ Menghubungkan komputer (dial-up) ke ISP.

§  Kelamahan dari Dial-Up adalah sebagai berikut : a) Saat melakukan koneksi internet, telepon tidak dapat digunakan untuk sambungan keluar atau menerima telepon. b) Akses ini menggunakan modem analog, sehingga kecepatan akses lebih rendah dibandingkan metode lainnya, yaitu berkisar antara 64 kbps sampai 128 kbps. c) Metode ini tidak dapat dijadikan hotspot karena kecepatan internet yang rendah. Internet Service Provider yang menggunakan metode ini adalah Telkomnet Instant dan D~NET.
§  Langkah-langkah menghubungkan komputer ke internet menggunakan ISP Telkomnet Instant : Klik Start> Program> Accessories> Communication > Pilih Network Connections.
§  Klik Create a new connection.
§  Klik Next *Kotak dialog New Connection Wizard.
§  Pilih Connect to the Internet, lalu klik Next. *Kotak dialog Network Connection Type.
§  Plih Set Up my connection mannualy, lalu klik Next. *Kotak dialog Getting Ready.
§  Pilih Connect using a dial-up modem, klik Next. *Kotak dialog Internet Connection.

§  Pilih modem analog yang anda gunakan untuk setting dialup, klik Next. Jika teman-teman punya laptop atau modem internet pada komputer dekstop, tidak perlu melakukan instalasi modem. Driver modem sudah terinstal ketika menginstal sistem operasi atau driver laptop. 8. Ketik telkomnet instan pada kotak ISP name.
B. Konfigurasi Subcriber internet telepon

      Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan asynchronous transfer
mode agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.
Implementasi DSL dapat menciptakan jembatan jaringan atau penghalaan. Dalam konfigurasi jembatan jaringan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan otentikasi melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau asynchronous transfer mode (PPPoE atau PPPoA).

DSL juga memiliki rasio pembagian jaringan data yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.

KD5. PRINSIP KERJA SUBSCRIBE INTERNET TELEPON

A. Pengertian SUBSCIBE
Hasil gambar untuk PRINSIP KERJA SUBSCRIBE INTERNET TELEPON
Digital subscriber line (DSL) adalah teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan unduh dari DSL berkisar dari 128 kb/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut.

B. Prinsip Kerja Subscribe pada internet telepon
    
Hasil gambar untuk PRINSIP KERJA SUBSCRIBE INTERNET TELEPON

DSL menggunakan kabel tembaga telepon yang telah ada. Yang populer adalah ADSL karena, ADSL dapat membagi frekuensi yang tersedia pada sebuah kabel telepon dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan pengguna, maupun bandwith download yang besar dan uploud kecil, atau sebaliknya. Penggunaan frekuensi dalam sebuah kabel dibagi menjadi 3 yaitu: percakapan suara berfrekuensi 0-4 KHz, saluran upstream (uploud) berkisar 25 hingga 160 KHz, sedangkan downstream (download) memiliki frekuensi 240 KHz hingga beberapa bisa sampai 1.5 MHz. Jaringan ADSL memiliki batasan 5,460 meter. Oleh karena itu semakin jauh pengguna dari penyedia layanan maka bisa saja pengguna merasakan penurunan kecepatan bandwith dari pada yang dijanjikan

KD4. FIREWALL PADA JARINGAN VOIP


Hasil gambar untuk firewall pada komputer
A. Fungsi Firewall pada jaringan komputer
     1. Sebagai kontrol pengawas arus paket data
Firewall berfungsi untuk mengontrol dan mengawasi arus paket data yang mengalir pada jaringan. Selain itu, fungsi firewall juga mencakup modifikasi paket data yang datang sehingga mampu menyembunyikan sebuah IP address.
2. Sebagai pos keamanan jaringan
Fungsi firewall termasuk dalam mengontrol lalu lintas data saat mengakses jaringan privat yang dilindungi. Semua lalu lintas yang keluar masuk jaringan harus melewati firewall untuk dilakukan pemeriksaan, entah itu dengan cara menyaring, membatasi atau bahkan menolak.Firewall akan bekerja menurut kriteria seperti alamat IP dari komputer sumber, Port TCP/UDP sumber dari sumber, alamat IP dari komputre tujuan, Port TCP/UDP tujuan pada komputer tujuan, dan informasi dari header.
3. Mencatat aktivitas pengguna
Setiap kali pengguna komputer mengakses data, firewall akan mencatatnya sebagai dokumentasi (log files). Catatan data tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sistem keamanan komputer. Selain itu, fungsi firewall beroperasi untuk melakukan autentifikasi terhadap akses ke jaringan.
4. Mencegah informasi bocor
Fungsi firewall lebih dari sekedar mencatat aktivitas pengguna. Firewall mampu mencegah bocornya informasi yang berharga. Lebih jelasnya, firewall mencegah pengguna mengirim file berharga yang bersifat konfidensial atau rahasia kepada pihak lain.

B. Fungsi Firewall pada kjaringan VOIP
  1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan, Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall
  2. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat
  3. Melakukan autentifikasi terhadap akses
  4. Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi
  5. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan kemungkinan penjebolan jaringan
C. Konfigurasi Firewall Pada VOIP
     Dalam bekerja, sebuah software firewall memiliki konfigurasi terlebih dahulu, atau dikenal dengan istilah pre- configured. Ada beberapa parameter yang dapat dilakukan untuk melakukan konfigurasi terhadap program firewall, antara lain :
·         Alamat IP ; Sebuah firewall bisa dikonfigurasi untuk selalu menolak paket data yang berasal dari Alamat IP tertentu, sehingga dengan nama domain apapun, selama memilki IP address yang sama, konten aan tetap terblokir dan tidak diijinkan untuk masuk.
·         DNS / Nama Domain ; Sama seperti IP address, pada konfigurasi ini, firewall dapat dikonfigurasi berdasarkan DNS dari mana pekt data tersebut berasal, sehingga lebih mudah untuk dikonfigurasi.

·         Port dan protocol yang digunakan

KD3. KONFIGURASI EKSTENSI DAN DIALPLAN SERVER SOFTSWITCH





A. Konfigurasi Ekstensi Server Softswitch

         Konfigurasi Data Account Umum [general] -->> context umum,harus ada context=default -->> nama context user  port=5060 -->> default port untuk SIP  binaddr=0.0.0.0 -->> listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes 2.Konfigurasi Data Account User / Extensions ;softphone -->> nama atau nomor account [101] (user/extension) type=friend -->> tipe account username=101 -->> login account secret=101 -->> password account host=dynamic -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah nat=no -->> tanpa NAT dtmfmode=rfc2833 -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals allow=all -->> mode codec, bisa semua jenis codec
callerid=”sip00”
-->> id client context=voipkn -->> context jaringan user canreinvite=no -->> mekanisme canreinvite mailbox=101@voipkn -->> username@context

B. Konfigurasi Dialplan Server Softswitch

           Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan mengetik nano    etc/asterisk/extensions.conf. Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. ;Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->>
seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context „voipkn‟
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik


exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup

KD2. PROSEDUR INSTAL SERVER SOFTSWITCH BERBASIS SESSION INISIAL PROTOKOL (SIP

Hasil gambar untuk session initial protocol
A. Pengertian SIP
    SIP adalah suatu signalling protokol pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar pengguna yang meliputi suara, video, atau text.

B. Instal Server softswitch berbasis SIP
  • Pertama adalah menghubungkan SIP proxy dengan PBX system existing sebagai gateway ke PSTN. Untuk menghubungkan dari IP Network ke PSTN, SIP proxy akan me-routing-kan seluruh panggilan dari panggilan VoIP ke PSTN. Link koneksi bisa menggunakan PRI ISDN maupun T1 Pertama yang harus dilakukan adalah setup SIP proxy (SIP call manager), setelah set-up berjalan dengan baik, selanjutnya tinggal menghubungkan ke PBX existing dengan link ISDN, E1 atau T1.
  • Kedua ,selanjutnya adalah migrasi existing user dan services ke SIP. Migrasi semua handset ke SIP baik menggunakan gateway maupun mengganti dengan handset yang native SIP. Pendekatan dengan menggabungkan keduanya biasanya menjadi pilihan yang baik. Selanjutnya adalah set-up SIP application server untuk mengakomodasi fitur-fitur yang dibutuhkan user seperti voice mail, multi-party conferencing, IVR, fine me follow me dan masih banyak lagi fitur yang disupport SIP.


  •  Ketiga, Terakhir melakukan routing panggilan ke luar melalui koneksi internet.Banyak  operator memulai menjual SIP based dengan menawarkan layanan long distance dengan harga yang lebih murah. Yang perlu diantisipasi adalah nature network  internet yang unpredictable (seperti jitter dan error rate) dan tentu saja security. Sebagai tahap awal SIP dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan panggilan ketika diluar kantor atau teleworkers.

KD.1 KONFIGURASI EKSTENSI DAN DIALPLAN SERVER SOFTSWITCH

KD 1: Konfigurasi Ekstensi Dan Dialplan Server Softswitch:
       A. Pengertian Ekstensi pada VOIP
            merupakan label dari extension, dapat berupa sebuah string berupa angka, huruf dan simbol yang ada atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang valid atau sama. 
       B. Pengertian Dialplan Pada VOIP
           Dial Plan berguna sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX secara lokal maupun antar IP-PBX atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Intinya setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang telah terdaftar di Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama terhadap id user.
      C. Konfigurasi Ekstensi Dan Dialplan Pada Softswitch
       Ada dua hal yang harus dikonfigurasi pada file itu, yaitu konfigurasi user umum dan konfigurasi user data atau extension.

Konfigurasi Data Account Umum : 

[general] -->> context umum,harus ada
context=tkj-->> nama context user
port=5060 -->> default port untuk SIP
binaddr=0.0.0.0 -->> listen semua ip_addr yg request
srvlookup=yes
tos=0x18
videosupport=yes

Konfigurasi Data Account User / Extensions : 

 ;softphone (nama atau nomor account)
[101] (user/extension)
type=friend (tipe account)
username=101 (login account)
secret=101 (password account)
host=dynamic (host yang menjadi IP PBX,dapat berubah)
nat=no (tanpa NAT)
dtmfmode=rfc2833 (RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals)
allow=all (mode codec, bisa semua jenis codec)
callerid=”sip00” (id client)
context=tkj (context jaringan user)
canreinvite=no (mekanisme canreinvite)
mailbox=101@tkj (username@contex) 
        

KD 9. PERMASALAHAN SISTEM KOMUNIKASI VOIP

Permasalahan Sistem Komunikasi VOIP Permasalahan sistem komunikasi VOIP: 1. Cara pemeriksaan permasalahan sistem komunikasi VOIP 2. Memp...